22 Jul 2026
Berita
Empat Tahun Memulihkan Ekosistem Pesisir Melalui CAMP 2026
Paser, 20 Juli 2026 – Interport melalui PT Cotrans Asia kembali menyelenggarakan Cotrans Asia Mangrove Program 2026 (CAMP). Bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia pada 5 Juni dan hari mangrove sedunia pada 26 Juli, program CAMP bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan mangrove yg rusak akibat kegiatan manusia. Tidak hanya berfokus untuk perbaikan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, program ini ditandai dengan penanaman 7000 bibit mangrove di Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.
Sejak diluncurkan tahun 2023, Cotrans Asia Mangrove Program (CAMP) terus menunjukkan konsistensinya sebagai program rehabilitasi pesisir yang berkelanjutan. Program ini diawali dengan penanaman 2500 bibit mangrove di Desa Harapan Baru yang berhasil melampaui target persentase keberhasilan bibit yang tumbuh sebanyak 77,8%. Berlanjut di tahun 2024, sebanyak 10.860 bibit yang ditanam di Desa Muara Adang. Meskipun sempat dihadapkan dengan tantangan geografis sehingga mengakibatkan jumlah persentase keberhasilan bibit yang tumbuh hanya sebanyak 9,36%. Namun, hal ini tidak menyurutkan langkah manajemen.
Berbekal evaluasi dan perbaikan metode penanaman yang komprehensif, sebanyak 7000 bibit awal yang ditanam pada tahun 2025 berhasil mengalami kenaikan sebesar 95,90% bibit yang berhasil tumbuh. Capaian ini menjadi fondasi bagi PT Cotrans Asia untuk terus memperkuat kontribusinya dalam pelestarian ekosistem pesisir melalui program yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Direktur Utama PT Cotrans Asia, Surya Aribowo, menyampaikan bahwa Cotrans Asia Mangrove Program (CAMP) menjadi salah satu program strategis Perseroan dalam mengintegrasikan kegiatan operasional dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain itu, keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat setempat, hingga mitra perusahaan menciptakan sinergi dalam menjaga dan memulihkan kawasan pesisir. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Melalui CAMP 2026, Interport terus memperkuat perannya sebagai perusahaan logistik dan kepelabuhanan yang mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam perjalanan bisnisnya, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Referensi